Sawocangkring (04/07), Pemerintah Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo secara resmi membuka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi 2026 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dalam rangka memperkuat budaya literasi di desa.
Mengusung tema "Dari Rak ke Hati, Memayu Desa" dengan subtema "Revitalisasi Perpustakaan Lentera Ilmu Berbasis Kearifan Lokal", mahasiswa KKN ITS hadir untuk mendampingi pengembangan Perpustakaan Desa Lentera Ilmu sebagai pusat belajar masyarakat yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui tema tersebut, diharapkan perpustakaan desa tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya kreativitas, budaya, serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Acara pembukaan dilaksanakan di Perpustakaan Desa Lentera Ilmu, Balai Desa Sawocangkring dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa Sawocangkring, para dosen pembimbing lapangan, mahasiswa peserta KKN, serta tokoh masyarakat. Suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi mewarnai dimulainya program pengabdian yang akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan.
Mahasiswa KKN ITS didampingi oleh empat Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu:
- Iska Desmawati, S.Si., M.Si.
- Prof. Dr. rer. nat. Ir. Maya Shovitri, M.Si.
- Indah Trisnawati Dwi Tjahjaningrum, S.Si., M.Si., Ph.D.
- Hendro Nurhadi, Dipl.-Ing., Ph.D.
Sebagai simbol dimulainya pelaksanaan KKN Tematik Literasi 2026, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng yang dilaksanakan bersama oleh Sekretaris Desa Sawocangkring, Kasan Muzakki, dan Iska Desmawati, S.Si., M.Si. Prosesi tersebut menjadi lambang sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam membangun masyarakat melalui pendidikan, literasi, serta pengabdian yang berorientasi pada kemajuan desa.

Pemerintah Desa Sawocangkring menyampaikan apresiasi kepada ITS Surabaya yang telah mempercayakan Desa Sawocangkring sebagai salah satu lokasi pelaksanaan KKN Tematik Literasi Tahun 2026. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan inovasi, semangat baru, dan pendampingan dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan desa serta mendorong tumbuhnya budaya membaca di kalangan anak-anak, remaja, maupun masyarakat umum.
Sementara itu, perwakilan dosen pembimbing menyampaikan bahwa KKN Tematik Literasi merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu bekerja sama dengan pemerintah desa, pengelola perpustakaan, dan masyarakat dalam merancang program-program yang sesuai dengan kebutuhan desa sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya revitalisasi perpustakaan desa, penguatan budaya literasi, pendampingan kegiatan edukatif bagi anak-anak, digitalisasi layanan perpustakaan, pengembangan media pembelajaran, serta berbagai program berbasis kearifan lokal yang mendukung kemajuan Desa Sawocangkring. Program ini sejalan dengan tujuan KKN Tematik Literasi ITS untuk menjadikan perpustakaan desa sebagai ruang belajar yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Melalui semangat "Dari Rak ke Hati, Memayu Desa", diharapkan kolaborasi antara ITS Surabaya, Pemerintah Desa Sawocangkring, dan masyarakat dapat melahirkan berbagai inovasi yang tidak hanya meningkatkan budaya literasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian kearifan lokal. Semoga seluruh rangkaian kegiatan KKN Tematik Literasi 2026 berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Desa Sawocangkring serta menjadi pengalaman berharga bagi seluruh mahasiswa peserta KKN. (mbz)