Sawocangkring, (25/09) – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), Kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) Desa Sawocangkring mengikuti kegiatan GALAKSI (Gerakan KISS Lawan Aedes Aegypti) yang diselenggarakan di lingkungan Puskesmas Wonokasian. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah dalam memperkuat peran kader kesehatan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk.
Kegiatan GALAKSI melibatkan kader Jumantik, tenaga kesehatan, serta unsur pemerintah desa. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai bahaya nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penularan penyakit DBD, sekaligus pentingnya melakukan upaya pencegahan secara berkelanjutan di lingkungan masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh edukasi dan arahan mengenai pengendalian nyamuk serta strategi pemberantasan sarang nyamuk. Kegiatan juga diisi dengan diskusi, penyampaian materi, dan praktik sederhana yang bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan kader dalam menjalankan tugas pemantauan jentik di masyarakat.
Kader Jumantik Desa Sawocangkring turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Melalui interaksi dan diskusi bersama peserta lainnya, para kader dapat saling bertukar pengalaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pemantauan jentik dan upaya pencegahan DBD di lingkungan permukiman.
Pemerintah Desa Sawocangkring mendukung keterlibatan kader Jumantik dalam kegiatan peningkatan kapasitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan desa yang bersih dan sehat. Peran kader sangat penting sebagai penggerak masyarakat dalam membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya melalui penerapan gerakan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
Melalui kegiatan GALAKSI, diharapkan kader Jumantik Desa Sawocangkring semakin siap dalam melaksanakan pemantauan jentik secara berkala, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta mendorong keterlibatan aktif setiap rumah tangga dalam upaya pencegahan DBD.
Pemerintah Desa Sawocangkring mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Dengan sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Jumantik, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan DBD dapat berjalan secara optimal demi mewujudkan Desa Sawocangkring yang sehat, bersih, dan terbebas dari ancaman demam berdarah. (mbz)
Vidio Dokumentasi :