You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Sawocangkring
Desa Sawocangkring

Kec. Wonoayu, Kab. Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur

WEBSITE RESMI DESA SAWOCANGKRING KECAMATAN WONOAYU SIDOARJO, CS : 082229879687 Jln. Raya Sawocangkring No. 08 Desa Sawocangkring Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo Link : Klik => Alamat kantor "Dan mintalah pertolongan dengan sabar dan sholat." (Q.S Al Baqarah: 45)

PKM Wonokasian Perkuat Gerakan Cegah DBD Lewat GALAKSY, Warga Diajak Kenali Risiko dari Rumah

Operator 05 Oktober 2026 Dibaca 3 Kali
PKM Wonokasian Perkuat Gerakan Cegah DBD Lewat GALAKSY, Warga Diajak Kenali Risiko dari Rumah

SIDOARJO | duta.co — Upaya mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) tidak cukup hanya dilakukan ketika kasus sudah ditemukan. Pencegahan perlu dimulai dari lingkungan terdekat, terutama rumah tempat keluarga beraktivitas setiap hari.

Hal inilah yang mendorong Puskesmas Wonokasian mengembangkan GALAKSY (Gerakan Aksi Lawan Aedes aegypti) sebagai pendekatan pengendalian risiko DBD berbasis pemeriksaan langsung di lingkungan masyarakat.

Kepala Puskesmas Wonokasian, dr. Saptandia Wulan Cahyaning Lestari, M.Kes., kepada duta.co, Selasa (6/10/26), mengatakan, salah satu pelaksanaan GALAKSY berlangsung di Desa Sawocangkring pada Jumat, 25 September 2026.

Petugas dan kader turun langsung ke lingkungan masyarakat untuk memeriksa tempat-tempat yang berpotensi menjadi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, sekaligus memberikan edukasi mengenai Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus, tindakan awal terhadap titik risiko, serta pencatatan hasil pemeriksaan.

Masih lanjut dr. Saptandia, yang menarik, hasil pemeriksaan kemudian dimanfaatkan melalui GALAKSY Risk Score (G-RISC). Setiap hasil pemeriksaan dapat dipetakan dalam kategori risiko hijau, kuning, dan merah, sehingga pemantauan dan intervensi dapat dilakukan lebih terarah.

“GALAKSY kami bangun dengan semangat bahwa menemukan jentik bukanlah akhir dari pemeriksaan. Justru dari temuan tersebut kita menentukan apa yang harus dilakukan, siapa yang perlu mendapat perhatian lebih, dan bagaimana tindak lanjutnya,” ujar dr. Sapta, biasa disapa.

Pendekatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga Desa Sawocangkring, Abdul Jalal (69), mengatakan pemeriksaan dari rumah ke rumah membuat keluarga lebih memahami bahwa tempat-tempat yang selama ini dianggap sepele ternyata dapat menjadi sumber perkembangbiakan nyamuk.

“Setelah diperiksa, kami jadi lebih tahu bagian mana saja di rumah yang harus diperhatikan. Ternyata bukan hanya bak mandi, tetapi barang-barang di sekitar rumah juga harus diperiksa. Sekarang kami lebih rutin melakukan PSN,” ucap Abdul Jalal.

Tidak hanya itu, dukungan juga datang dari pemerintah desa. Sekretaris Desa Sawocangkring, Kasan Muzaki, menyampaikan bahwa pencegahan DBD membutuhkan keterlibatan bersama antara pemerintah, kader, tenaga kesehatan dan masyarakat.

“Kami mendukung GALAKSY karena pendekatannya langsung menyentuh masyarakat. Data dari lapangan dapat menjadi dasar bagi desa untuk mengetahui wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih dalam pengendalian DBD,” ungkapnya.

Dr. Sapta menambahkan, hingga periode pengukuran Agustus–September 2026, GALAKSY telah menjangkau 6.360 dari 8.221 rumah, atau sekitar 77,36 persen dari sasaran yang ditetapkan.

Bagi Puskesmas Wonokasian, angka tersebut bukan sekadar capaian kunjungan. Data pemeriksaan menjadi dasar untuk melihat pola risiko hingga tingkat wilayah dan menentukan prioritas tindak lanjut.

“GALAKSY membawa pesan sederhana: ‘Temukan Risikonya, Lakukan Aksinya, Kendalikan Wilayahnya’,” pungkasnya. (loe)

Sumber : https://duta.co/pkm-wonokasian-perkuat-gerakan-cegah-dbd-lewat-galaksy-warga-diajak-kenali-risiko-dari-rumah 

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan Desa
Rp 2.260.544.966,54 Rp 2.260.032.107,35
100.02%
Belanja Desa
Rp 1.990.506.819,00 Rp 2.244.667.482,24
88.68%
Pembiayaan Desa
Rp 436.855.374,89 Rp 436.855.374,89
100%

APBDes 2025 Pendapatan

Lain-lain Pendapatan Asli Desa
Rp 103.900.000,00 Rp 103.900.000,00
100%
Dana Desa
Rp 1.076.434.000,00 Rp 1.076.434.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi Desa
Rp 566.502.604,00 Rp 566.502.604,00
100%
Alokasi Dana Desa
Rp 475.642.263,00 Rp 475.642.263,00
100%
Penerimaan Bantuan Dari Perusahaan Yang Berlokasi Di Desa
Rp 34.000.000,00 Rp 34.000.000,00
100%
Bunga Bank Desa
Rp 4.066.099,54 Rp 3.553.240,35
114.43%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 1.061.066.016,00 Rp 1.260.882.866,24
84.15%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 567.095.125,00 Rp 593.472.216,00
95.56%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 132.958.150,00 Rp 143.388.150,00
92.73%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 75.838.528,00 Rp 82.924.250,00
91.46%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 153.549.000,00 Rp 164.000.000,00
93.63%